Sunday, December 14, 2014

“Apa yang paling dinanti pada sebuah penantian selain sebuah kepastian?” 
Segelisah-gelisahnya lembayung senja menggelayuti langit berpias jingga, alam semesta tak pernah ragu, karena langit merah saga mengisyaratkan akan hadirnya bulan dan bintang gemintang penghibur di malam dingin yang mendekap rindu 
Semencekram-mencekramnya malam, pun pekatnya yg semakin mencekik keberanian, burung kecil tak pernah takut, karena tetesan bening embun mengisyaratkan akan hadirnya kepastian datangnya sang mentari dari ufuk timur sebentar lagi. 
Allah sungguh baik merangkai skenario ini. akunya saja yang tak pandai memainkan peran dengan baik. Akunya saja yang sulit beradegan dan berdialog dengan baik dan cepat aku harap tak tertinggal dengan pemain yang lain. Aku hanya butuh lebih lebih lebih mendekati-Nya meminta pada-Nya untuk mengajarkanku bagaimana menjalankan peran dengan baik. 
Tentang kepastian yang belum kunjung hadir dan terasa menguap dimakan waktu? Aku tak sedang mendongeng pun aku tak sedang bermain-main. 
Percayalah. Maka, tenanglah dan berprasangka baiklah. Maaf atas waktu-waktu yang bergulir tanpa cerita. Semoga penantian ini tak berakhir dengan kepastian fatamorgana yang hanya diimpi-impikan oleh para penikmat rindu dan penanti cinta fatamorgana belaka. Semoga penantian segera berjawab kepastian dan semoga kepastian berujung pada sebuah pembuktian. Adakah kau telah memberiku isyarat? 

Bandung. 14 Desember 2014

Salam,

Senja Januari

Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates & MyBloggerThemes