Wednesday, April 20, 2016

Pagi! Kali ini aku mau berbagi tentang cerita jalan-jalanku kemarin. Cerita tentang kesehatannya disimpan dulu ya hehe belum selesai edit. Semoga bermanfaat ya kali ini. Yap baru-baru ini aku baru saja menjelajah stone garden Geo Park Gn. Masigit padalarang. Penasaran dari tahun lalu tapi baru kesampaian April 2016 ini.

Ada banyak cara menuju Stone Garden ini. Bisa melalui tol untuk mobil pribadi, atau angkutan umum seperti angkot dan kereta api atau bisa juga ditempuh dengan sepeda motor melalui jalan biasa. Kalau aku pribadi berangkat dari Bandung, dengan jarak tempuh ± 2jam dengan mengendarai sepeda motor. Temanku juga berangkat dari Bandung daerah Cicaheum jarak tempuhnya ± 2jam.  Waktu tempuh ini bermacam-macam bergantung pada daerah mana kamu berangkat, jam berapa dan menggunakan kendaraan apa?

Kali ini aku tidak berangkat langsung dari rumah tapi ikut menginap di kostan temanku. Aku berangkat dari daerah kiaracondong Sabtu sore pukul 17.00 tiba di daerah Cimahi pukul 17.45, aku memutuskan untuk menginap di kostan temanku di daerah Pemkot Cimahi karena rasanya tidak begitu fit jika harus berangkat ba’da shubuh dari daerah kiaracondong he he he. Beda lagi dengan 2 teman aku yang rencana berangkat dari Bandung daerah cicaheum mengendarai mobil pribadi minggu pagi esok. Oiya, Kita janjian ketemu di stone garden pukul 06.30 keesokan harinya. 

Adzan shubuh berkumandang, aku sudah mandi dan bersiap shalat shubuh. Hahaha saking excited-nya pukul 03.30 aku sudah gelisah tidak sabar segera berangkat sedangkan dua temanku malah sibuk berebut mandi zzzzzzz. Okey finally pukul 05.30 kita berangkat dari kostan temanku daerah pemkot cimahi. Dengan mengendarai 2 motor. Aku membonceng temanku teh mira, sedangkan temanku dini membawa motor vespanya sendiri. Oiya sebelum menjelajah ada baiknya kita mengisi perut dulu alhasil kita melipir dulu ke alun-alun cimahi mencari surabi hangat yang biasa dijajakan disekitaran alun-alun. Mantap cukup Rp1.000,- per surabi masing-masing dari kita membeli 4 surabi. Kalau aku membeli 2 surabi oncom, 1 surabi coklat dan 1 surabi siram gula merah. 

Siap sudah kenyang, Pukul 06.00 WIB tepat kami berangkat dari daerah alun-alun cimahi menuju padalarang. Sepanjang perjalanan, dapat dikatakan jalanan cukup lengang. Karena mobil-mobil belum ramai berlalu lalang. Hanya angkutan umum dan truk yang tampak. Berangkat pagi recommended karena jalanan masih kosong udara juga belum panas. Untunglah salah satu temanku hapal jalan jadi tak usah mengandalkan GPS wkwk. Dari cimahi kami menuju kota baru parahyangan - Padalarang - Cipatat nanti di kiri jalan akan banyak penjaja peuyeum bandung dan kerajinan seperti tanah liat ada kentongan bentuk cabe dan aneka bentuk binatang lucu. Nah dari situ lurus terus sampai liat di kanan jalan ada plang “stone garden”. Letaknya di kanan jalan ya kalau dari Bandung jadi hati-hati menyebrangnya. Pukul 06.35 kita sudah masuk ke kawasan wisata Stone Garden. Sebelum masuk kita harus membayar retribusi warga dulu Rp4.000 per motor kemudian masuk ke kawasan wisata sekitar 300 meter lagi kedalam untuk mencapai tempat parkir.

Terlihat kedua teman kami yang berangkat mengendarai mobil dari Bandung sudah sampai di warung-warung sebelah parkir. Di tempat parkir kami masih harus membayar biaya parkir Rp 3.000 per motor. Parkirnya luas, sudah ada beberapa mobil dan elf long yang parkir disana. Oiya, stone garden buka dari pukul 06.00 - 18.00 (begitu tulisan yang terpampang)


Sebelum masuk kami membayar biaya registrasi Rp5.000,- per orang dan ada pula isian buku tamu. Tapi ketika kami tiba bapaknya belum standby wkwkwk jadi kami langsung masuk saja. Dan sampailah kami di pintu masuk Stone Garden.


Berbicara tentang Stone garden, tak lepas dari danau purba yang telah terbentuk ribuan tahun yang lalu yang membentuk cekungan dan sekarang dikenal sebagai kota Bandung. Stone Garden sendiri merupakan gunung karst yang menyimpan potensi bebatuan yang baik seperti marmer atau kapur sehingga masyarakat banyak yang menggantungkan hidupnya pada penambangan dan pengolahan bebatuan karst ini. maka tak jarang disekitar jalan padalarang - Cipatat banyak penjaja barang-barang kerajinan. Namun dengan kehadiran stone Garden Geo Park ini juga menambah pundi-pundi uang masyarakat sekitar.


Taken by: Dini Maryani

Untuk mendaki ke atas gunung tidak diperlukan waktu yang lama dan tenaga yang banyak pula. Kemarin juga bareng sama nenek-nenek kok kuat beliau wkwkwk. Cukup 30-45 menit aja. yang lama itu mengeksplorasi nya alias jepret-jepret sambil selfie gak karuan. Tapi seriosly banyak spot yang memang bagus untuk diabadikan. Jadi bahan tafakur alam juga.

Taken by : Dyna N J




Oiya tentunya sambil foto-foto dan menikmati serta mentafakuri keindahan alam ciptaan-Nya kita juga harus selaras dengannya seperti menjaga kebersihan dan kenyamanan alam dengan tidak membuang sampah, Tapi ada satu lagi peraturan yang saya baca tapi lupa difoto yaitu "Matikan hp ketika hujan karena banyak petir" begitu kalau tidak salah. Yap betul radiasi memicu petir menyambar memang kemarin juga saya baca berita ada yang sedang menelpon dibawah guyuran hujan besar, tak dinyana malah disambar petir. Tak usah ditanya bagaimana endingnya. Ini ada beberapa peraturan yang sempat saya abadikan.

Peringatan yang wajib dipatuhi :)

Taken by: Dini Maryani


Kalau mau bersantai sejenak, tenang saja di atas banyak disediakan saung, pondok atau apalah itu namanya. Ada yang sederhana macam saya di atas itu ada pula yang saung panggung. Tak perl khawatir saung kecil disana banyak saung yang buat rombongan. Selain saung ada pula tempat semi kamar mandi tapi lebih tepatnya untuk ganti baju deh. soalnya disana banyak banget yang foto prewedding.


Add caption
Taken by: Dyna N J

On Photo : Dini Maryani Taken by: Dyna N J
Taken by : Dini Maryani


Udahlah ya kebanyakan juga foto-fotonya, sebenernya ada spot bagussss yang udah di foto, tapi gak baek kalau di upload pffft. Nah sekian deh dokumentasi minimalis sederhananya,

TIPS:
 oiya ini ada tips untuk menjelajah stone garden:
1.       Berangkat pagi agar sampai di stone garden view  dan cuacanya bagus
2.       Gunakan sepatu olahraga (No flat shoes apalagi high heels please)
3.      Gunakan Baju casual yang menyerap keringat
4.      Bawa kamera yang mendukung
5.      Bawa uang secukupnya untuk uang masuk cukuplah kira-kira Rp15.000,-
6.      Minum dan cemilan
7.      Bawa plastik untuk tempat sampah
8.      Barang-barang lain yang sekiranya dibutuhkan



        FASILITAS YANG TERSEDIA DI STONE GARDEN:

1.   Warung-warung makan yang berderet menyediakan aneka cemilan seperti gorengan dan kue serta minuman

2.       Toilet di pintu masuk wisata
3.      Tempat ganti baju atau semi toilet di atas gunungnya (tapi bukan di puncak)
4.      Tempat parkir yang luas
5.      Saung atau gazebo
6.      Tempat sholat

Karena pukul 08.30 cuaca sudah semakin panas kami memutuskan untuk mengakhiri petualangan kami di stone garden. Menyusuri jalanan padalarang yang sudah macet. 

         
          PENUTUP
     Karena setiap yang dimulai harus diakhiri begitu juga sebuah perjalanan yang bertujuan. Tinggalkanlah hanya jejak dan cerita bukan hal-hal yang membuat alam muak atas perilaku buruk manusia. Sebagai manusia tentu kita harus paham makhluk hidup lain juga minta diperlakukan adil. Agar kehidupan senantiasa berjalan selaras. Salam Lestari!

Salam,


Senja Januari

Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates & MyBloggerThemes