Hanya cerita sesama pejuang tiroid. Kanker tiroid dan gangguan tiroid lainnya. Jangan kalah jangan menyerah Keputusasaan yang mengalahkanmu Bukan KANKER!

Friday, July 28, 2017

JAKARTA ENDOCRINE MEETING 2017

Assalammu’alaikum
Selamat Pagi!
Kali ini Riska mau sharing tentang pertemuan menyenangkan tanggal 21 Juli 2017 di Hotel Shangri-La Jakarta. Jakartaaaa? iyaaaaa. Riska bela-belain ngambil cuti dan berangkat sebelum shubuh ke stasiun kereta fyuuhh. Keretanya berangkat pukul 05.00 tenggg gak pake karet hehe. Antusias banget sama acara kayak gini soalnya insyaa Allaah bakal nambah banyak banget ilmu terutama tentang tiroid dan perjuangannya. Bisa belajar dari perjuangan temen-temen pejuang tiroid lainnya juga soalnya


Acara ini sebenarnya ada beberapa rangkaian. Namun khusus hari Jumat tanggal 21 Juli 2017 sepertinya memang diperuntukkan Komunitas-komunitas serta media. Untuk kehadiran pun sangat ketat karena hanya untuk yang diundang. Jadi terlihat lah ya betapa khususnya acara kemarin. Nah, acara dibuka dengan penampilan meriah dari grup tari dari CISC (Cancer Information & Support Center). 

Selang jeda, kemudian dilanjutkan dengan talkshow mengenai survivor kanker yang dipandu moderator yakni bersama pembicara Ibu Dewi Yulita (Penyintas - Ketua CISC) dan Rachel Amanda (Penyintas-Artis) 

Belajar dari Kisah Bu Dewi Yulita
"Ibu Dewi didiagnosa Kanker tiroid papiler usia 26 tahun kemudian diangkat tiroidnya lalu diablasi, selang 7 tahun kemudian didiagnosa kanker payudara. Kanker payudara di usia muda itu progresif sekali. Karena tergiur dengan alternatif dulu, ibu mengabaikan instruksi dokter sehingga alternatif yang seharga operasi dan kemoterapi itu malah membuat Kanker dari payudara itu menyebar ke paru-paru.

Akhirnya 6 kali kemoterapi penyebaran paru-paru bersih. 7 bulan setelah kemo kanker menyebar ke otak kecil. Ternyata yang menyebar itu bukan dari tiroid tapi dari payudara. Akhirnya dioperasi. 3,5 tahun minum obat oral kemo. Otak akhirnya bersih dari kanker.

2016 awal tahun, suara hilang. Ketika presentasi. Untuk cari penyebabnya akhirnya CT scan leher karena dikhawatirkan dari tiroid. Tapi finally pet scan, ada tumor megastinum (riska gak tau penulisannya kayak gimana) di paru-paru diameternya hampir 4,5 cm. Dioperasi. Di PA ternyata Penyebaran dari payudara. Dan sampai hari ini beliau masih sangat aktif dan keliatan sehat banget mobile sana sini dan mendidik anak-anaknya bersama suami beliau. Luar biasa. Kata beliau, udah gausah mikir aneh-aneh. Positif Thinking aja dan jalankan instruksi dokter step by step, maka kesembuhan akan segera terjuwud"
Belajar dari Rachel Amanda. Sebenarnya kisah dia dan aku hampir sama banget. Didiagnosa kanker tiroid papiler dari usia muda. kemudian menyegerakan segala macam pengobatan dan jadilah seperti sekarang yang sehat happy-happy meskipun tak memiliki tiroid dan check up rutinan yang membayangi wkwkwk. Jangan stress dan lakukan pengobatan secepat mungkin.

Setelah itu ada pemaparan materi yang dibuka oleh Dr. Em Yunir, MD, PhD (Head of Division of Endocrinology and Metabolism Department of Internal Medicine, FKUI-RSCM). Kemudian dilanjutkan pemaparan seputar hipertiroid dan hipotiroid oleh Dr. Farid Kurniawan serta pemaparan seputar kanker tiroid oleh Dr. Dante Saksono Harbuwono, MD, PhD ditutup juga dengan sesi tanya jawab yang meriah saking pada berebutan nanya.

Kecenya setelah selesai ada pemaparan dari Lab. Prodia yang dilanjutkan dengan pemeriksaan gratis TSH sensitif. Ma Syaa Allaah, dan saat itu aku baru puasa thyrax masuk 2 mingguan kalau cek TSHs juga gak ngaruh gak menggambarkan apa-apa hiksss. Jadi cukup ngeliatin temen-temen yang bahagia aja pada cek darah. 

Jam 12.00 masuk waktunya ramah tamah, duh yaaa lengkap banget. ada salad sayur sampai soto pun ada. hahahaha Gausah takut kelaperan sih judulnya juga hotel bintang 5. Makan-makan kenyang, kemudian waktunya peluk sana sini sama ibu-ibu tangguh pejuang tiroid lainnya











 Oiya selain berbagai bingkisan setiap peserta yang hadir juga diberikan sertifikat kece yang entah kenapa berasa keren banget ini hahaha

Oiya paling kritik dan saran untuk acara serupa di tahun berikutnya, lebih ke materi. Sebenarnya kalau materi pengetahuan awal seputar tiroid sangat-sangat dibutuhkannya untuk awam banget kali ya. Kalau kemarin kan yang undangannya kebanyakan survivor-survivor lama. Jadi ya butuh banget informasi mendalam entah itu tentang kemungkinan hipertiroid atau hipotiroid kongenital untuk keturunan, ataukah misal mengusir cemas para single yang didiagnosa gangguan tiroid di usia muda sehingga memiliki kekhawatiran yang logis terkait menjelang pernikahan dan program keturunan (curhat banget yak ini wkwk) maklum lah. Ya gitu lah tapi over all kece banget kemaren dari penyambutan sampai acara selesai.
  

Sekian cerita menyenangkan di jakarta Endocrine Meeting kemarinnnn :')

Oiya ini riska sudah sedikit merangkum dan mengetik ulang wkwk materi kemarin, semoga bermanfaat ya




Salam Sehat Salam semangat!


Salam,

Senja Januari
Reactions:

0 comments:

Post a Comment

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

About Me

About Riska

Panggil saja RISKA
Thyroid Cancer Survivor dari Bandung, Indonesia. 24 Y.o. Akuntan di sebuah perusahaan swasta.
Diagnosa Kanker tiroid Papiler tahun 2015 menjalani 2 kali operasi pengangkatan tiroid dan ablasi di RSHS Bandung di tahun yang sama
Ada gangguan tiroid juga? Yuk sini cerita, feel free to share :)
I'm Young but Stronger than CANCER !

Popular Posts

Categories

statistics

Copyright © Curhatan Pejuang Tiroid | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com